Setelah gelombang PHK massal yang
dilakukan Xbox pada Juli lalu, sejumlah mantan developer ZeniMax Online Studios
memilih untuk tidak tinggal diam. Mereka kini bangkit dengan mendirikan studio
independen bernama Sackbird Studios dan dikabarkan tengah menyiapkan proyek
game baru yang siap menantang The Elder Scrolls Online—game MMORPG yang dulu
mereka kembangkan sendiri.
Berlokasi di Baltimore, Maryland (USA),
Sackbird Studios didirikan oleh 10 mantan developer veteran ZeniMax Online Studios
yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan The Elder Scrolls Online dan proyek
misterius bernama Project Blackbird yang dibatalkan Xbox. Nama “Sackbird”
menjadi simbol perlawanan mereka terhadap nasib, “Sack” melambangkan pemecatan
massal yang menimpa mereka dan “Bird” merujuk pada proyek yang gagal terbang
karena dibatalkan oleh perusahaan induk.
Hello, World. 👋
— sackbirdstudios (@sackbirdstudios) October 8, 2025
Today we’re proud to announce Sackbird Studios — an independent game studio based in Baltimore, Maryland, built by friends who’ve spent years designing worlds, systems, and stories for players everywhere.https://t.co/1jmlgteUM2#indiedev #videogames
Studio baru ini sepenuhnya dimiliki
dan dibiayai oleh pendirinya, tanpa dukungan dari investor besar atau publisher
lain. Langkah ini memungkinkan tim untuk bekerja lebih bebas dan fokus pada
kualitas tanpa tekanan target korporat. "Setelah bertahun-tahun di AAA,
kami menginginkan kebebasan untuk mengambil risiko cerdas tanpa menunggu lampu
hijau atau mengejar target kuartalan," ujar David Worley selaku COO di
Sackbird Studios.
CEO Sackbird Studios, Lee Ridout
menambahkan bahwa keputusan untuk mendirikan studio ini lahir dari semangat
mempertahankan karya dan tim mereka, serta bentuk perlawanan terhadap
keterbatasan kreativitas di bawah struktur besar perusahaan game. “Kami
berterima kasih atas pengalaman di ZeniMax Online Studios; hal itu membentuk
kami sebagai pengembang dan manusia. Namun, ketika Project Blackbird dibatalkan
dan banyak orang kehilangan pekerjaan. Kami menyadari bahwa cara terbaik untuk
melindungi karya kami—dan tim kami—adalah dengan menciptakan studio di mana
independensi kreatif tak tergoyahkan,” jelasnya.
Saat ini, Sackbird Studios tengah
mengerjakan proyek perdana untuk PC dan konsol. Belum ada kejelasan mengenai
detail informasi resmi proyek tersebut, selain prediksi dari pihak luar yang
menyebutkan bahwa studio tersebut akan kembali mengusung game MMORPG, sejalan
dengan pengalaman tim yang selama ini berkiprah di The Elder Scrolls Online. Jika
prediksi itu benar, maka kelahiran Sackbird Studios bisa menjadi bukti bahwa
kreativitas tak bisa diberhentikan—bahkan oleh PHK sekalipun
Gimana pendapatmu mengenai berita tersebut? Tulis di kolom komentar dan nantikan informasi menarik lainnya hanya di Lingkup Play!
