Toge Productions—studio indie asal
Indonesia, bersama publisher Chorus Worldwide resmi
mengumumkan bahwa Coffee Talk Tokyo akan dirilis secara global pada 5 Maret
2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC via Steam.
Dalam Coffee Talk Tokyo, pemain akan berperan sebagai barista di sebuah kafe malam di sudut kota Tokyo. Di tempat inilah manusia dan makhluk supernatural (Yōkai) berkumpul, berbagi cerita, dan saling terhubung lewat minuman. Setiap minuman yang disajikan, baik yang hangat atau dingin, memiliki peran dalam membentuk arah percakapan dan membuka jalan bagi cerita karakter-karakter baru.
![]() |
| Gameplay |
Seri terbaru ini membawa sejumlah elemen
baru yang memperkaya pengalaman dibanding seri Coffee Talk sebelumnya. Salah
satunya adalah kemampuan melakukan latte art yang lebih
ekspresif dengan menggunakan “sprinkle stencils”. Selain itu, terdapat juga feed
sosial in-game bernama Tomodachil yang membuat pemain bisa mengeksplorasi
kehidupan para pelanggan kafe dan menemukan koneksi-koneksi tersebunyi di balik
cerita mereka.
Soal musik, komposer Andrew “AJ” Jeremy
yang menangani seri Coffee Talk sebelumnya akan menghadirkan kembali alunan
musik lo-fi yang lembut dan bikin betah berlama-lama di kafe.
![]() |
| Gameplay |
Untuk para kolektor dan penggemar berat seri
Coffee Talk, tersedia Collector’s Edition yang mencakup album “City Pop” berisi
10 lagu, bab prolog Seattle, dan artbook digital di dalam game.
Peluncuran Coffee Talk Tokyo ini menjadi salah satu momen penting bagi perkembangan industri game Indonesia. Toge Productions menunjukkan bahwa developer lokal bisa merancang pengalaman naratif yang hangat, unik, dan tetap kompetitif di kancah internasional. Keterlibatan Chorus Worldwide juga memperkuat distribusi global, memberi kesempatan lebih besar kepada karya indie Indonesia untuk menjangkau pemain di luar negeri.
Gimana pendapatmu mengenai game tersebut? Apakah masuk dalam wishlist-mu? Tulis di kolom komentar dan nantikan informasi menarik lainnya hanya di Lingkup Play!


.jpg)